Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Kisah Inspiratif. Show all posts

Friday, July 15, 2011

Keseimbangan Hidup

Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.

Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.

"Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan," seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, "Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?"

Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, "Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkeliling, bawalah mangkok susu ini. Jangan tumpah ya. Setelah itu kembalilah kemari".

Dengan sedikit heran, namun senang hati, diikutinya perintah itu. Tak lama kemudian, dia kembali dengan lega karena mangkok susu tidak tumpah sedikit pun. Si bapak bertanya, "Anak muda. Kamu sudah lihat koleksi batu-batuanku? Atau bertemu dengan burung kesayanganku?"

Sambil tersipu malu, si pemuda menjawab, "Maaf Pak, saya belum melihat apa pun karena konsentrasi saya pada mangkok susu ini. Baiklah, saya akan pergi melihatnya."

Saat kembali lagi dari mengelilingi rumah, dengan nada gembira dan kagum dia berkata, "Rumah Bapak sungguh indah sekali, asri, dan nyaman." tanpa diminta, dia menceritakan apa saja yang telah dilihatnya. Si Bapak mendengar sambil tersenyum puas sambil mata tuanya melirik susu di dalam mangkok yang hampir habis.
Menyadari lirikan si bapak ke arah mangkoknya, si pemuda berkata, "Maaf Pak, keasyikan menikmati indahnya rumah Bapak, susunya tumpah semua".

"Hahaha! Anak muda. Apa yang kita pelajari hari ini? Jika susu di mangkok itu utuh, maka rumahku yang indah tidak tampak olehmu. Jika rumahku terlihat indah di matamu, maka susunya tumpah semua. Sama seperti itulah kehidupan, harus seimbang. Seimbang menjaga agar susu tidak tumpah sekaligus rumah ini juga indah di matamu. Seimbang membagi waktu untuk pekerjaan dan keluarga. Semua kembali ke kita, bagaimana membagi dan memanfaatkannya. Jika kita mampu menyeimbangkan dengan bijak, maka pasti kehidupan kita akan harmonis".

Seketika itu si pemuda tersenyum gembira, "Terima kasih, Pak. Tidak diduga saya telah menemukan jawaban kegelisahan saya selama ini. Sekarang saya tahu, kenapa orang-orang menjuluki Bapak sebagai orang yang bijak dan baik hati".

READ MORE - Keseimbangan Hidup

Sunday, November 29, 2009

Bahagia

hidup bahagiaJohn C Maxwell suatu ketika pernah menjadi seorang pembicara di sebuah seminar bersama istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi pembicara pada beberapa sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar suaminya.

Sebaliknya, ketika Margeret sedang menjadi pembicara di salah satu sesi, suaminya selalu menemaninya dari bangku paling depan. Suatu ketika sang istri, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang kebahagian. Seperti biasa, Maxwell duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Dan diakhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan.
Di sesi tanya jawab itu, setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya. Ketika diberi kesempatan, pertanyaan ibu itu seperti ini,”Miss Margaret, apakah suami Anda membuat Anda bahagia?

seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus. Dan semua peserta penasaran menunggu jawaban Margaret. Margaret tampak berpikir beberapa saat dan kemudian menjawab,”Tidak”.

Seluruh ruangan langsung terkejut. “Tidak,” katanya sekali lagi, “John Maxwell tidak bisa membuatku bahagia.” Seisi ruangan langsung menoleh ke arah Maxwell (terbayang malunya Maxwell saat itu).

Kemudian, lanjut Margaret, “John Maxwell adalah seorang suami yang sangat baik. Ia tidak pernah berjudi, mabuk-mabukan, atau main serong. Ia setia, selalu memenuhi kebutuhan saya, baik jasmani maupun rohani. Tapi, tetap dia tidak bisa membuatku bahagia.

Tiba-tiba ada suara bertanya,”Mengapa?
karena,” jawabnya, “tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaanku selain diriku sendiri.

Dengan kata lain, maksud dari Margaret adalah, tidak ada orang lain yang bisa membuat anda bahagia. Baik itu pasangan hidup anda, sahabat anda, uang anda, atau bahkan hobi Anda. Semua itu tidak bisa membuat Anda bahagia. Karena yang bisa membuat Anda bahagia adalah Tuhan dan pilihan diri Anda sendiri.

Kalau anda sering merasa bercukupan, tidak mempunyai perasaan minder, selalu percaya diri, maka Anda tidak akan merasa sedih. Sesungguhnya pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.

Bahagia atau tidaknya hidup anda tidak ditentukan oleh seberapa kaya Anda, seberapa cantik istri anda, atau sesukses apa hidup Anda. Ini masalah pilihan: apakah Anda memilih untuk bahagia atau tidak. Kita tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi di luar diri kita, tetapi kita bisa mengendalikan diri kita sendiri dalam memilih respon yang akan kita berikan terhadap kondisi luar.

( Berbagai sumber )

READ MORE - Bahagia

Monday, October 12, 2009

Harga Sebuah Keajaiban

Harga sebuah keajaiban
Sally baru berumur delapan tahun ketika dia mendengar ibu dan ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang bisa menyelamatkan jiwa Georgi… tapi mereka tidak punya biaya untuk itu.

Sally mendengar ayahnya berbisik, “Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang.”

Sally pergi ke tempat tidur dan mengambil celengan dari tempat persembunyiannya. Lalu dikeluarkannya semua isi celengan tersebut ke lantai dan menghitung secara cermat…tiga kali. Nilainya harus benar-benar tepat.

Dengan membawa uang tersebut, Sally menyelinap keluar dan pergi ke toko obat di sudut jalan. Ia menunggu dengan sabar sampai sang apoteker memberi perhatian… tapi dia terlalu sibuk dengan orang lain untuk diganggu oleh seorang anak berusia delapan tahun. Sally berusaha menarik perhatian dengan menggoyang-goyangkan kakinya, tapi gagal.

Akhirnya dia mengambil uang koin dan melemparkannya ke kaca etalase.

Berhasil !

“Apa yang kamu perlukan?” tanya apoteker tersebut dengan suara marah.

“Saya sedang berbicara dengan saudara saya.”

“Tapi, saya ingin berbicara kepadamu mengenai adik saya,” Sally menjawab dengan nada yang sama. “Dia sakit…dan saya ingin membeli keajaiban.”

“Apa yang kamu katakan?” ,tanya sang apoteker.

“Ayah saya mengatakan hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan jiwanya sekarang… jadi berapa harga keajaiban itu ?”

“Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil. Saya tidak bisa menolongmu.”

“Dengar, saya mempunyai uang untuk membelinya. Katakan saja berapa harganya.”

Seorang pria berpakaian rapi berhenti dan bertanya, “Keajaiban jenis apa yang dibutuhkan oleh adikmu?”

“Saya tidak tahu,” jawab Sally. Air mata mulai menetes dipipinya.

“Saya hanya tahu dia sakit parah dan mama mengatakan bahwa ia membutuhkan operasi.

Tapi kedua orang tua saya tidak mampu membayarnya… tapi saya juga mempunyai uang.”

“Berapa uang yang kamu punya ?” tanya pria itu lagi.

“Satu dollar dan sebelas sen,” jawab Sally dengan bangga.

“Dan itulah seluruh uang yang saya miliki di dunia ini.”

“Wah, kebetulan sekali,” kata pria itu sambil tersenyum. Satu dollar dan sebelas sen… harga yang tepat untuk membeli keajaiban yang dapat menolong adikmu. Dia Mengambil uang tersebut dan kemudian memegang tangan Sally sambil berkata, “Bawalah saya kepada adikmu. Saya ingin bertemu dengannya dan juga orang tuamu.”

Pria itu adalah Dr. Carlton Armstrong, seorang ahli bedah terkenal….

Operasi dilakukannya tanpa biaya dan membutuhkan waktu yang tidak lama sebelum Georgi dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat.

Kedua orang tuanya sangat bahagia mendapatkan keajaiban tersebut.

“Operasi itu,” bisik ibunya, “Adalah seperti keajaiban. Saya tidak dapat membayangkan berapa harganya”

Sally tersenyum. Dia tahu secara pasti berapa harga keajaiban tersebut…satu dollar dan sebelas sen… ditambah dengan keyakinan.


READ MORE - Harga Sebuah Keajaiban

Saturday, July 18, 2009

Berbagai presentasi yang unik dan menarik

Kumpulan Powerpoint presentation show yang mungkin dapat menghilangkan rasa bosan disamping kesibukan bekerja. Disamping menghilangkan stress, juga dapat bermanfaat menambah ilmu pengetahuan umum dan memotivasi diri. Dikumpulkan dari berbagai sumur… eh sumber. Silakan menikmati…


clip_image001Penyesuaian Gaji Otomatis
Bagi yang sudah lama bekerja dan merasa tidak puas dengan gajinya yang sekarang, maka program ini akan sangat cocok buat anda. Jalankan program ini dan jawab pertanyaannya dengan jujur. Maka anda akan terkejut ketika melihat hasil penyesuaian yang dilakukan oleh program ini.

File size: 64 KB
Download Now


clip_image002Kota Dubai
Kalau yang satu ini berisikan review tentang kota Dubai, suatu kota yang menurut saya sangat menakjubkan dengan berbagai fasilitas dan bangunan yang unik- sekaleee… Bagi yang sedang mempertimbangkan untuk bulan madu, mungkin kota ini bisa dijadikan salah satu pilihan.

File size: 1,73 MB
Download Now


clip_image003

7 Lubang menakjubkan
Belum pernah lihatkan lubang sebesar ini? Tujuh lubang yang misterius sangat-sangat besar dan mengagumkan. Tersebar diseluruh penjuru dunia, seperti di afrika selatan, utah dan lainnya.

File size: 701 KB
Download Now



clip_image004Jam weker unik
Berbagai kreasi jam weker yang akan membuat anda terpaksa bangun saat ia-nya berbunyi. Cocok bagi yang susah bangun pagi (he3, seperti sy ini…).

File size: 701 KB
Download Now



clip_image005Car Puzzle
Mengasah otak dengan mengendari mobil mini ini. Kita diajak muter-muter dengan mobil dan mencari jalan keluarnya. Ini puzzle yang sangat menarik untuk dimainkan.

File size: 83 KB
Download Now



clip_image006Belajar dari Biji Kopi
Kisah antar Wortel, Telur dam Biji Kopi, mengajarkan kita untuk menjadi seseorang yang kuat dalam menghadapi beberbagai permasalahan hidup. Bagi saya, ini sangat-sangat memotivasi. Anda harus lihat….

File size: 567 KB
Download Now

READ MORE - Berbagai presentasi yang unik dan menarik

Wednesday, May 20, 2009

Baca Keras-Keras Ya Pa, Supaya...

Wajib baca! Bagi yang memiliki jam kerja yang padat dan yang tidak pernah meluangkan waktunya pada orang yang mencintai mereka, bagi saya cerita ini sangat menyentuh karena memang saya juga mempunyai seorang gadis kecil yang imut dan lagi lucu-lucunya. Terkadang kita lupa akan mereka karena sibuk akan pekerjaan mencari uang yang nota-bene katanya untuk mereka. Waktu adalah uang, namun uang tidak akan bisa membeli kembali waktu yang telah berlalu, walaupun hanya sepersejuta detik sekali pun. Simaklah baik-baik...

Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses, seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang kerumah,karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat penting dengan para pemegang saham. Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut, Putrinya Jessica datang mendekatinya, berdiri tepat disampingnya, sambil memegang buku cerita baru. Buku itu bergambar seorang peri kecil yang imut, sangat menarik perhatian Jessica, "Pa liat"! Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya.

Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kacamatanya, kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi "Wah,. buku baru ya Jes?", "Ya papa" Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya. "Bacain Jessi dong Pa" pinta Jessica lembut, "Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh" sanggah Budi dengan cepat.

Lalu ia segera mengalihkan perhatiannya pada kertas-kertas yang berserakkan didepannya, dengan serius. Jessica bengong sejenak, namun ia belum menyerah.

Dengan suara lembut dan sedikit manja ia kembali merayu
"Pa, mama bilang papa mau baca untuk Jessi"

"Jes papa sibuk, sekarang Jessi suruh mama baca ya"
Budi mulai agak kesal,

"Pa, mama cibuk terus, papa liat gambarnya lucu-lucu",
Jessi berusaha menarik perhatian ayahnya.

"Lain kali Jessica, sana! papa lagi banyak kerjaan"
Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar kertas tadi, menit demi menit berlalu, Jessica menarik nafas panjang dan tetap disitu, berdiri ditempatnya penuh harap, dan tiba-tiba ia mulai lagi.

"Pa,.. gambarnya bagus, papa pasti suka",
"Jessica, PAPA BILANG, LAIN KALI!!"
kata Budi membentaknya dengan keras, Kali ini Budi berhasil, semangat Jessica kecil terkulai, hampir menangis, matanya berkaca-kaca dan ia bergeser menjauhi ayahnya "Iya pa,. lain kali ya pa?"

Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil menyentuh lembut tangan ayahnya ia menaruh buku cerita di pangkuan sang Ayah."Pa kalau papa ada waktu, papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger".

Hari demi hari telah berlalu, tanpa terasa dua pekan telah berlalu namun permintaan Jessica kecil tidak pernah terpenuhi, buku cerita Peri Imut, belum pernah dibacakan bagi dirinya. Hingga suatu sore terdengar suara hentakan keras "Buukk!!" beberapa tetangga melaporkan dengan histeris bahwa Jessica kecil terlindas kendaraan seorang pemuda mabuk yang melajukan kendaraannya dengan kencang didepan rumah Budi. Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter, dalam keadaan yang begitu panik ambulance didatangkan secepatnya, selama perjalanan menuju rumah sakit, Jessica kecil sempat berkata dengan begitu lirih "Jessi takut Pa, Jessi takut Ma, Jessi sayang papa mama" darah segar terus keluar dari mulutnya hingga ia tidak tertolong lagi ketika sesampainya di rumah sakit terdekat.

Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani Budi, Tidak ada lagi waktu tersisa untuk memenuhi sebuah janji. Kini yang ada hanyalah penyesalan. Permintaan sang buah hati yang sangat sederhana,.. pun tidak terpenuhi. Masih segar terbayang dalam ingatan budi tangan mungil anaknya yang memohon kepadanya untuk membacakan sebuah cerita, kini sentuhan itu terasa sangat berarti sekali, ",...papa baca keras-keras ya Pa, supaya Jessica bisa denger" kata-kata Jessi terngiang-ngiang kembali. Sore itu setelah segalanya telah berlalu, yang tersisa hanya keheningan dan kesunyian hati, canda dan riang Jessica kecil tidak akan terdengar lagi.

Budi mulai membuka buku cerita peri imut yang diambilnya perlahan dari onggokan mainan Jessica di pojok ruangan. Bukunya sudah tidak baru lagi, sampulnya sudah usang dan koyak. Beberapa coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar halamannya seperti sebuah kenangan indah dari Jessica kecil. Budi menguatkan hati, dengan mata yang berkaca-kaca ia membuka halaman pertama dan membacanya dengan suara keras, tampak sekali ia berusaha membacanya dengan keras, Ia terus membacanya dengan keras-keras halaman demi halaman, dengan berlinang air mata.

"Jessi dengar papa baca ya" selang beberapa kata,.. hatinya memohon lagi "Jessi papa mohon ampun nak, papa sayang Jessi" Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores lubuk hatinya, tak kuasa menahan itu Budi bersujut dan menangis,.. memohon satu kesempatan lagi untuk mencintai. Seseorang yang mengasihi selalu mengalikan kesenangan dan membagi kesedihan kita, Ia selalu memberi PERHATIAN kepada kita karena ia peduli kepada kita.

Adakah "PERHATIAN TERBAIK" itu begitu MAHAL bagi mereka ?

Berilah "PERHATIAN TERBAIK" walaupun itu hanya sekali

Bukankah Kesempatan untuk memberi perhatian kepada orang-orang yang kita cintai itu sangat berharga ?

DO IT NOW
Berilah "PERHATIAN TERBAIK" bagi mereka yang kita cintai.

LAKUKAN SEKARANG !!
Karena hanya ada satu kesempatan untuk memperhatikan dengan hati.

READ MORE - Baca Keras-Keras Ya Pa, Supaya...

Thursday, May 14, 2009

Operator Telepon

Waktu saya masih amat kecil, ayah sudah memiliki telepon di rumah kami. Inilah telepon masa awal, warnanya hitam, di tempelkan di dinding, dan kalau mau menghubungi operator, kita harus memutar sebuah putaran dan minta disambungkan dengan nomor telepon lain. Sang operator akan menghubungkan secara manual.

Dalam waktu singkat, saya menemukan bahwa, kalau putaran diputar, sebuah suara yang ramah, manis, akan berkata: "Operator" Dan si operator ini maha tahu. Ia tahu semua nomor telepon orang lain ! Ia tahu nomor telepon restoran, rumah sakit, bahkan nomor telepon toko kue di ujung kota.

Pengalaman pertama dengan sang operator terjadi waktu tidak ada seorangpun di rumah, dan jempol kiri saya terjepit pintu. Saya berputar-putar kesakitan dan memasukkan jempol ini kedalam mulut tatkala saya ingat... Operator!!

Segera saya putar bidai pemutar dan menanti suaranya. "Disini operator..."
"Jempol saya kejepit pintu..." kata saya sambil menangis.
Kini emosi bisa meluap, karena ada yang mendengarkan.
"Apakah ibumu ada di rumah?" tanyanya.
"Tidak ada orang"
"Apakah jempolmu berdarah?"
"Tidak, cuma warnanya merah, dan sakiiit sekali"
"Bisakah kamu membuka lemari es?" tanyanya.
"Bisa, naik di bangku"
"Ambillah sepotong es dan tempelkan pada jempolmu..."

Sejak saat itu saya selalu menelpon operator kalau perlu sesuatu. Waktu tidak bisa menjawab pertanyaan ilmu bumi, apa nama ibu kota sebuah negara, tanya tentang matematik. Ia juga menjelaskan bahwa tupai yang saya tangkap untuk dijadikan binatang peliharaan, makannya kacang atau buah. Suatu hari, burung peliharaan saya mati. Saya telpon sang operator dan melaporkan berita duka cita ini.

Ia mendengarkan semua keluhan, kemudian mengutarakan kata kata hiburan yang biasa diutarakan orang dewasa untuk anak kecil yang sedang sedih. Tapi rasa belasungkawa saya terlalu besar. Saya tanya: "Kenapa burung yang pintar menyanyi dan menimbulkan sukacita sekarang tergeletak tidak bergerak di kandangnya?"

Ia berkata pelan: "Karena ia sekarang menyanyi di dunia lain..." Kata-kata ini entah bagaimana menenangkan saya!!! Lain kali saya telpon dia lagi. "Di sini operator" "Bagaimana mengeja kata kukuruyuk?" Kejadian ini berlangsung sampai saya berusia 9 tahun. Kami sekeluarga kemudian pindah kota lain. Saya sangat kehilangan "Disini operator"

Saya tumbuh jadi remaja, kemudian anak muda, dan kenangan masa kecil selalu saya nikmati. Betapa sabarnya wanita ini. Betapa penuh pengertian dan mau meladeni anak kecil. Beberapa tahun kemudian, saat jadi mahasiswa, saya studi trip ke kota asal. Segera sesudah saya tiba, saya menelpon kantor telepon, dan minta bagian "Operator". "Di sini operator" Suara yang sama. Ramah tamah yang sama.

Saya tanya: "Bisa nggak eja kata kukuruyuk" Hening sebentar.
Kemudian ada pertanyaan : "Jempolmu yang kejepit pintu sudah sembuh kan?"
Saya tertawa. "Itu Anda.... Wah waktu berlalu begitu cepat ya"
Saya terangkan juga betapa saya berterima kasih untuk semua pembicaraan waktu masih kecil. Saya selalu menikmatinya.
Ia berkata serius: "Saya yang menikmati pembicaraan dengan mu. aya selalu menunggu nunggu kau menelpon "

Saya ceritakan bahwa, ia menempati tempat khusus di hati saya. Saya bertanya apa lain kali boleh menelponnya lagi. "Tentu, nama saya Saly."

Tiga bulan kemudian saya balik ke kota asal. Menelepon operator. Suara yang sangat beda dan asing. Saya minta bicara dengan operator yang namanya Saly. Suara itu bertanya, "Apa Anda temannya?"

"Ya, teman sangat lama" "Maaf untuk kabarkan hal ini, Saly beberapa tahun terakhir bekerja paruh waktu karena sakit-sakitan. Ia meninggal lima minggu yang lalu..."
Sebelum saya meletakkan telepon, tiba tiba suara itu bertanya:
"Maaf, apakah Anda bernama Paul?"

"Ya." "Saly meninggalkan sebuah pesan buat Anda. Dia menulisnya di atas sepotong kertas, sebentar ya....."
Ia kemudian membacakan pesan Saly: "Bilang pada Paul, bahwa IA SEKARANG MENYANYI DI DUNIA LAIN... Paul akan mengerti kata kata ini...." Saya meletakkan gagang telepon. Saya tahu apa yang Saly maksudkan.

Jangan sesekali mengabaikan, bagaimana Anda menyentuh hidup orang lain. Cinta kasih timbul dari pembinaan diri kita tak kenal lelah, penuh ketulusan dan selalu ingin melihat kebahagiaan pada orang lain. Dengan cinta kasih yang sesungguhnya dapat menentramkan segala kegundahan jiwa yang kalut, menyelamatkan jiwa yang rapuh dan membimbing mereka menemukan seberkas cahaya harapan. Cinta kasih sejati dapat dibagikan kepada siapa saja tanpa mengenal perbedaan, disana letak keindahannya.


READ MORE - Operator Telepon

Saturday, May 2, 2009

Jangan pernah berhenti berbuat baik

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.

Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.

Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya,
'berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?'

Wanita itu menjawab: 'Kamu tidak perlu membayar apapun'.

'Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan'
kata wanita itu menambahkan.

Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata :
' Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda.'

Sekian belas tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Paradokter dikota itu sudah tidak sanggup menanganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.

Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut.

Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan... Wanita itu sembuh !! Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya.

Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi.. 'Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu...' tertanda, DR Howard Kelly. Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa: 'Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia.'

Kebaikan Tiada Akhir
Bagi saya cerita diatas sangat mengesankan. Mengandung makna yang sangat dalam. Andapun dapat menangkap makna-makna yang luar biasa. Kita tidak akan pernah tahu kapan balasan akan kebaikan kita akan datang, dan kapan pembalasan atas kejahatan yang telah kita lakukan. Satu hal yang pasti adalah ia akan datang.

Sekarang terserah anda, apakah anda akan menanamkannya dalam hati dan membiarkan benih-benih kebaikan itu tumbuh. Atau apakah anda hanya sekedar membaca cerita tersebut, mengabaikannya dan berpura-pura bahwa kisah ini tidak menyentuh hati anda.
READ MORE - Jangan pernah berhenti berbuat baik