Saturday, May 23, 2009

Berani mengambil Resiko

Tertawa adalah mengambil resiko kelihatan bodoh.

Menangis adalah mengambil resiko kelihatan sentimental.

Mengulurkan tangan kepada orang lain adalah mengambil resiko ikut terlibat.

Memperlihatkan perasaan adalah mengambil resiko ditolak.

Memaparkan impian Anda di hadapan orang banyak adalah mengambil resiko diejek.

Mencintai adalah mengambil resiko mendapat balasan dicintai.

Maju menghadapi kekuatan yang jauh lebih besar adalah mengambil resiko gagal.

Tetapi resiko harus diambil karena bahaya yang terbesar dalam kehidupan adalah tidak berani mengambil resiko.

Orang yang tidak berani mengambil resiko tidak melakukan apapun, tidak punya apa-apa dan bukan apa-apa.

Mungkin dia menghindari penderitaan dan kesedihan, tetapi dia tidak bisa belajar, merasakan, berubah, tumbuh atau mencintai.

Karena dirantai oleh kepastiannya, maka dia adalah budak.

Hanya Orang yang berani mengambil resiko sajalah yang...
bisa disebut sebagai
Orang yang Merdeka!!!

Keep Smiling...

4 comments:

wisnoee said...

Oh resiko, penting juga untuk mempelajari management resiko.. hehehe..

oya, link sudah dipasang.. ditunggu backlink nya :D

Znipers said...

@wisnoee, ^_^! ha3... tak posting ntar pelajaran kuliah, Jurusan Manajemen.
Link nya sudah mas, dari dulu... cuma redictnya dari blog mas itu loh, yang dari blogspot itu. Segera tak ganti deh...

Wisata SEO Sadau said...

He... he... bener juga tuh, kemerdekaan sejati adalah berani menghadapi setiap resiko yg ada

Wisata SEO Sadau said...

Sip emang harus gitu

:)) ;)) ;;) :D ;) :p L( J L :X =(( :-o :-/ :-* K 8-} J] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment